Tampilkan postingan dengan label chess ending. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label chess ending. Tampilkan semua postingan

Jumat, 09 November 2012

Teori dan Praktik Permainan Akhir 2 – A. Panchenko



8
Extra exchange
8.1 
Rook against Bishop
8.2 
Rook against Knight
8.3 
Rook and pawn against Knight or Knight with pawns
8.4
Endings with a large number of pawns
Positions to solve
9
Rook against pawns
9.1 
Rook against pawn
9.2 
Rook against two pawns
9.3
Rook against three or four pawns
Positions to solve
10
Rook endings
10.1 
Rook and pawn against Rook
10.2 
Rook and two pawns against Rook
10.3
Rook and pawn against Rook and pawn
10.4
Rook and two pawns against Rook and pawn
10.5
Rook endings with several pawns
10.6
Some strategic ideas in Rook endings
10.7
Several Rook endings by A. Rubinstein
Positions to solve
11
Endings with four Rooks
11.1
Realization of a material advantage
11.2
Playing for mate
11.3
Rooks on the 7th (2nd) rank
11.4
Realization of positional advantage
Positions to solve
12
Queen endings
12.1
Mating threats
12.2 
Perpetual check
12.3 
Safe king's position
12.4
Passed pawn
12.5 
Active queen
12.6
Theoretical endings
Positions to solve
13
Queen against two Rooks
13.1 
Queen is stronger than two Rooks
13.2 
Successful battle of two Rooks against a Queen
Positions to solve
14
Multi-piece endings
Positions to solve
Solutions  to the contest tasks

Sumber:
-->

Teori dan Praktik Permainan Akhir 1 – A. Panchenko


1
Pawn  endings
1.1
Opposition
1.2
Corresponding squares. Triangulation
1.3
The rule of the square
1.4
Outside passed pawn
1.5
Playing for stalemate
1.6
Shoulder-charging
1.7
Breakthrough
1.8
Extra space
1.9
Transition from pawn endings  to other endings
1.10 
Transition to a pawn ending
Positions to solve
2
Knight endings
2.1
Knight's features
2.2
Several typical positions
2.3
Knight and pawn against Knight
2.4
Knight and two pawns against Knight
2.5
Strategy and tactic in Knight endings
Positions to solve
3
Bishops of opposite color
3.1
Minimum of exact positions
3.2
Strategic ideas in endings with Bishops of opposite color
Positions to solve
4
Opposite colored bishops with Rooks or Queens on the board
4.1
Opposite colored Bishops with Rooks
4.2
Opposite colored Bishops with Queens
Positions to solve
5
Bishops of the same color
5.1
Several theoretical positions
5.2
Most important features of endings with Bishops of the same color
Positions to solve
6
Bishops against Knight
6.1
Bishop's advantages
6.2
Knight's advantages
6.3
Bishop against Knight-conclusions
6.4
A Bishop is simply stronger than a Knight
Positions to solve
7
Bishop pair in the endgame
7.1
Simple  cases
7.2 
Exchange of one of the Bishops
7.3 
Bishop pair with a passed pawn
7.4
More complex examples
7.5 
Bishop pair with Rooks on the board
7.6
Successful fight against Bishop pair
7.7
How the positions with a Bishop pair arise?
Positions to solve
Solutions  to the contest tasks

Sumber:


-->

Senin, 17 September 2012

Prinsip Permainan Akhir #8 (TAMAT)


Prinsip 12: Kuda lebih unggul daripada Gajah dalam posisi tersumbat atau jika Gajah 
                    dikelilingi oleh bidak pada petak-petak yang sewarna dengannya.

Bagaimanapun tidak semua hal berjalan dengan baik untuk Gajah. Ketika jangkaun jelajah terbatas, baik oleh bidak sendiri atau secara umum oleh posisi yang tersumbat, Gajah lebih lemah daripada Kuda. Apakah Kuda mengungguli Gajah, masih bergantung lagi pada ciri khas dari masing-masing posisi.

Pada diagram, Mednis-R.Byrne, Log Cabin Invitational, New Jersey 1959, setelah langkah ke-40 Putih, Hitam memiliki keunggulan yang menentukan. Dalam posisi ini Kuda jelas lebih unggul atas Gajah, dan Benteng dapat dimanfaatkan dengan mudah.

Hitam menang dengan cepat setelah:


Dalam diagram berikutnya, dari game Walther-Olafsson, Zurich 1959, tidak terjadi kemenangan oleh Kuda. Kuda Hitam memang lebih baik karena Gajah Putih terkunci oleh bidaknya sendiri. Meskipun begitu, Putih dapat mencegah penerobosan dari Raja Hitam. Permainan masih berlanjut dengan 50 langkah sebelum akhirnya Hitam menyetujui hasil imbang.

Sumber:
 
-->

Minggu, 16 September 2012

Prinsip Permainan Akhir #7


Prinsip 10: Dalam posisi terbuka, dua Gajah adalah pembunuh. Pada hampir semua 
                    posisi dua Gajah memberikan keuntungan yang nyata.

Posisi akhir dalam game Bellon-Mednis, Final, Siegen Olimpiade 1970, dengan jelas menggambarkan kekuatan Gajah sebagai pembunuh dalam posisi terbuka. Dari diagram dapat kita lihat bahwa materi setara, namun Putih yang giliran melangkah akhirnya menyerah!
Dia benar-benar tak berdaya melawan ... c4, ... Bxa3, dan seterusnya, dua Gajah mengendalikan papan.

Bahkan dalam banyak posisi semi-terbuka kekuatan laten dari dua Gajah cukup besar. Sebuah contoh utama dari praktik modern berikut ini berasal dari posisi dalam Pertahanan India Raja.

Posisi seperti ini "secara teoritis" imbang. Namun Gligoric, dengan buah Hitam, telah dua kali kalah dalam permainan akhir ini dan Uhlmann satu kali. Jadi jelas bahwa Hitam memiliki masalah praktis yang cukup besar untuk menahan imbang.


Prinsip 11: Dalam posisi terbuka atau semi-terbuka, Gajah biasanya mengungguli Kuda.

Apakah keuntungan tipis dari Gajah dibandingkan Kuda dalam posisi terbuka atau semi-terbuka cukup untuk menang, biasanya bergantung pada faktor-faktor lain dalam posisi: letak Raja, susunan bidak, dll. Hal ini juga berhubungan dengan keuntungan lainnya, seperti Raja yang lebih baik dan/atau potensi bidak bebas-luar, sehingga keuntungan dari Gajah atas Kuda menentukan. Salah satu contoh klasik adalah game Spassky-Fischer, Santa Monica 1966, setelah langkah ke-35 Putih.

Meskipun sedikit jumlah materi yang tersisa, Putih memiliki keuntungan penting yang berasal dari: (1) dalam posisi terbuka Gajah lebih unggul dibandingkan Kuda. Dalam posisi ini Gajah Putih yang berada di pusat menahan Kuda Hitam dan mengarahkan serangan terhadap bidak-g. (2) Putih akan memiliki Raja yang aktif (Raja Putih akan sampai ke petak f4 sedangkan Raja Hitam harus tetap di belakang untuk melindungi bidak-g). (3) Putih memiliki kesempatan untuk bidak bebas-luar di sayap Raja tersebut. Kemenangan itu bukan untuk tingkat dasar (elementer) tapi masih terselesaikan dengan baik oleh daya jangkau seorang Juara Dunia. Spassky menang sebagai berikut:



Namun, jika susunan bidak simetris dan tidak ada kelemahan mendasar dalam posisi, pihak yang memegang Gajah tidak memiliki peluang menang yang nyata. Dalam diagram berikut ini posisi yang lebih baik dari Raja Putih tidak berlaku. Posisi ini remis.

Sumber:
 
-->

Sabtu, 15 September 2012

Prinsip Permainan Akhir #6


Prinsip 8: Bidak luar yang bebas merupakan keuntungan. 
                  Dalam permainan akhir Raja + bidak biasanya merupakan keuntungan yang 
                  menentukan.

Keuntungan dari bidak bebas-luar adalah dia akan mengikat kekuatan lawan terhadap satu sisi papan dan dengan demikian membuka sisi lainnya untuk penyerbuan. Dalam permainan akhir Raja + bidak biasanya ini menentukan. Pentingnya prinsip ini terulang dalam permainan praktis seperti yang ditunjukkan oleh Evans-Reshevsky, US Championship 1969, di mana posisi yang ditampilkan dalam diagram tercapai setelah langkah ke-34 Putih.

Jelas Hitam dapat memainkan 34...Lxd4 dan menjadikan bidak terdepan dalam permainan akhir Raja + bidak yang menjanjikan. Tetapi ada sesuatu yang lebih baik! Menyadari kekuatan bidak bebas-luar dalam permainan akhir Raja + bidak, dia memasuki permainan akhir bahkan dengan materi berlebih dan menang lebih cepat dengan memaksa:



dan Hitam menang dengan mudah.


Prinsip 9: Benteng harus berada di belakang bidak bebas.

Hal ini berlaku pada kedua pihak, yang kuat maupun lemah, dan selalu berlaku pada permainan akhir Benteng + bidak. Posisi model ditunjukkan dalam diagram. 

Putih yang giliran melangkah melanjutkan dengan lb2 dan Hitam lebih dulu harus menghentikan bidak itu dengan ... Le6 dan ... Lb6. Namun, jika Hitam giliran melangkah maka dia memainkan ... Lb3, Putih harus melanjutkan dengan lc4, dan jelas ia akan memiliki kesulitan besar dalam memajukan bidak bebasnya. Tujuan prinsip ini adalah untuk membuat Benteng kita aktif sambil menjaga agar Benteng lawan sepasif mungkin.

Sumber:
 
-->
155733_AbeBooks Logo
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...