Rabu, 10 April 2013

Tak


Andai ... ku tak menyerah pada perayu itu,
langkah itu pun tak kan pernah ada
dan aku dapat berharap tak menuai hasil serupa ini.
Tiada guna, karena sejumlah waktu telah berlalu,
bahkan pelindungku pun telah pergi, selamanya.
Tiada pilihan, zugzwang mengintai setiap saat.
Tak lurus, tak diagonal, tak ada jalan tuk kombinasi.
Dalam letih kuseret bidak di tepi papan
di antara fatamorgana terik mentari.
Tak kan kau temukan rasa itu.

Kadang ingin kutinggalkan papan, pergi sejauh-jauhnya,
dan membuat game yang baru.
Tiada daya dan aku bukan pecundang.
Selalu terlintas, mestinya kupilih c4. Mengapa d4?

Ya, tak kan lama aku akan terkubur.
Game ini tak kan berarti di kemudian hari,
kecuali kudapat memperbaiki langkah.
Tunggu, masih ada Kuda dan Benteng.
Aku belum resign!

Sumbawa Besar, 9 April 2013
Adjie Gumarang Pujakelana

-->

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...