Jumat, 27 Juli 2012

GM Cerdas Barus

Ia mengenal catur melalui “catur Karo”, suatu permainan catur khas Batak yang memiliki aturan-aturan yang berbeda dengan catur biasa. Meskipun “agak terlambat” (usia 14 tahun) dia mulai mengasah bakatnya di Medan sejak tahun 1978.


Cerdas Barus lahir di Kabanjahe, Sumatera Utara, 1 Januari 1961. Dengan cepat ia mampu mengejar ketertinggalannya tanpa terkendala oleh “kecacatannya” (tunarungu). Tahun 1981 ia berada di tempat kedua dalam Kejuaraan Provinsi Sumatera Utara dan setahun kemudian dalam penampilan pertamanya pada Kejuaraan Nasional (di Bandung), Cerdas memperoleh gelar Master Nasional. Sedangkan Juara Nasional disandangnya sebanyak 3 kali, yaitu tahun 1987, 1999, dan 2002.

Tahun 1983 mengawali kiprahnya pada ajang internasional dengan membawa kota Medan dalam Kejuaraan Kota Asia di Hongkong kemudian berlanjut dengan Olimpiade Catur di Yunani pada tahun berikutnya. Setelah Olimpiade 1984 Cerdas Barus hampir tidak pernah absen dari even-even catur penting di Indonesia. Ia meraih gelar Master Internasional pada tahun 1993.

Kegemilangan Cerdas Barus menghiasi tahun 2002. Selain menjadi Juara Nasional, ia juga memenangi turnamen Hamzah Haz Terbuka di Jakarta dan
Turnamen Wismilak di Surabaya (sebagai juara kedua). Puncaknya terjadi pada bulan November 2002 dalam Olimpiade Catur di Bled, Slovenia. Cerdas memenangi medali emas pada papan ketiga dengan mengumpulkan angka 8,5 dari 10. Hasil ini menganugerahinya gelar Grandmaster dan menobatkannya sebagai Grandmaster Indonesia keenam.

Demikianlah GM Cerdas Barus berada pada jajaran elite catur Indonesia. Bukti terakhir ia tunjukkan dengan menjuarai Telin Chess Tournament (diikuti oleh 6 GM, 3 IM, dan 1 FM) pada Minggu pertama April 2011 dan memperkuat tim Indonesia pada SEA Games 2011.

Berikut ini dua game dari GM Cerdas Barus.




Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...