Rabu, 25 Juli 2012

GM Herman Suradiradja


Herman Suradiradja adalah GM Indonesia pertama dan ketiga di Asia setelah pemain Filipina Eugenio Torre dan Rosendo Balinas Jr.

Lahir di Sukabumi, Jawa Barat, 14 Oktober 1947. Ia mulai menarik perhatian para pengamat catur nasional ketika sebagai remaja belasan tahun ia lolos seleksi bagi regu catur Indonesia untuk Olimpiade Havana 1966. Pada tahun 1967 ia adalah satu-satunya Master Nasional yang lahir di Kejuaraan Nasional. Pada tahun 1975 ia memenangi gelar Juara Nasional di Medan, Sumatera Utara.

Herman melakukan perjalanan keliling dunia demi meraih gelar yang lebih tinggi. Ia memanfaatkan kesempatan ini dengan baik sekali. Ia memperoleh norma MI pertamanya di Singapura kemudian ia melengkapi gelar MI-nya di Lublin, Polandia 1976. Ia hanya butuh dua tahun untuk memperoleh gelar GM, suatu pencapaian yang istimewa pada waktu itu apalagi untuk Indonesia, di mana catur bukan merupakan prioritas. Norma pertama diperoleh di Primorsko tahun 1977, norma yang kedua (terakhir) di Plovdiv setahun kemudian.

Ia lebih dari pantas menyandang gelar GM dengan catatan bahwa turnamen-turnamen yang dimenanginya diselenggarakan dengan cara fair play. Di Lublin 1976, ia menjuarai turnamen dengan mengungguli pemain-pemain kuat seperti Mihalčišin dan Todorčević dan memenangi kompetisi di Primorsko 1977 dengan menyingkirkan Georgadze, Inkiov, Tringov, Padevski, dan Radulov. Akhirnya di Plovdiv 1978 ia menjadi juara bersama dengan Ermenkov sedangkan Palatnik, Pintér, Tringov, dan Minić menempati posisi di belakangnya.

Berikut ini dua game dari GM Herman Suradiradja.




Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...