Jumat, 23 November 2012

Pinning

Konsep pemakuan atau penjepitan (pinning) adalah salah satu konsep yang sangat sederhana, sebagaimana definisi dasarnya: 
Perwira yang dipaku atau dijepit tidak bisa bergerak baik karena memungkinkan lawan untuk memenangi materi atau karena memang dilarang untuk melakukannya!
Memaku perwira merupakan tindakan yang biasa dilakukan selama permainan catur, tetapi tetap mengundang pertanyaan: bagaimana cara agar kita benar-benar mendapatkan keuntungan dari pemakuan? 

Ada banyak cara namun yang paling sering ditemukan adalah:
(1) Memenangi materi seketika;
(2) Memenangi materi untuk jangka panjang;
(3) Mengacaukan pertahanan (kamp) lawan, dan
(4) Membantu dalam serangan atau pertahanan.

Berikut ini salah satu contoh dari konsep kedua, yaitu konsep pemakuan Benteng jangka panjang dan cara untuk mendapatkan keuntungan dari itu.


Posisi berikut ini terjadi setelah 21 langkah.

Hitam tampaknya memiliki segalanya di bawah kendalinya, tapi ia telah melewatkan rincian berikut:

22.Qxe6! Qxe6 23.Rxe6 Rxe6 24.Bd5 Rfe8 (atau 24...Kf7 25.Re1 Rfe8) 25.Re1 Kf7

Tentu saja Hitam telah memperhitungkan posisi tersebut, berdasarkan pada ...f5 dan ...Kf6 yang direncanakannya.

26.f4! f5 (atau 26...g6 27.g4 f5 28.g5 +-) 27.g4! g6 (27...Kf6 28.g5+) 28.g5

Sekarang Hitam tidak dapat membuka pemaku Benteng tanpa kehilangan banyak materi.

28...h5 29.Re5!

Mempersiapkan perjalanan Raja Putih pada sayap menteri.

29...R8e7 30.Kf2 Re8 31.a4 R8e7 32.Ke3 Re8 33.Kd4 R8e7 34.Kc5 Rc7+ 35.Kb5 Rce7 36.Bxe6+ Rxe6 37.Rxe6 Kxe6 38.Ka6 Kd6 39.Kxa7 Kc7 40.h4 Kc6 41.Kb8 1-0

Hitam menyerah, karena meskipun dia akan mendapatkan bidak-a Putih tetapi Raja lawannya akan menembus pada sayap raja dan mencopoti bidak Hitam.
Permainan catur yang baik dibagi dalam dua bagian utama: sangat baik dan yang bisa sangat baik, jika variasi paling indah benar-benar dimainkan!

Sumber:


-->

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...