Kamis, 06 Juni 2013

Permainan Akhir Gajah Melawan Bidak #4

3.     Bidak Terasing (Isolated Pawns)
     Diagram 12 dan 13 menunjukkan posisi dasar seri (draw), dengan itu pihak yang bertahan bertujuan agar lawannya memiliki bidak terasing.
      Dalam kedua posisi itu tindakan dari para perwira Hitam selaras.

Diagram 12
     Kedua perwira secara bersama-sama berjuang melawan bidak. Raja Hitam bisa juga berada di a6, dimulai pada 1.d6 diikuti 1....Bxd6.

Averbakh, 1954
Diagram 13
     Di sini fungsi dari para perwira terbagi secara ketat, masing-masing mengatasi satu bidak.

Averbakh, 1954
Diagram 14
     Raja Putih jauh dari bidak, meskipun demikian Putih berhasil menyelaraskan tindakan para perwiranya dalam permainan menuju hasil imbang (seri).
     1.Kg7 (1.Kh7 juga memungkinkan, tetapi buruk jika 1.Bc5 g4 2.Kg7 g3 3.Kh6 Kg4! 4.Kg6 e4 5.Kf6 Kf3  6.Kg5 e3 7.Kh4 g2) 1....g4 2.Kh6! g3 3.Kh5! g2 4.Bc5 Kf4 5.Kh4 Kf3 6.Kh3 e4 7.Kh2 dengan posisi dasar imbang.
      Dalam contoh ini Hitam tidak mampu mencegah penempatan yang penting dari perwira Putih.
     Jika dua bidak terpisahkan oleh lebih dari dua lajur, lebih sulit bagi Gajah untuk melakukan kendali secara serentak atas kedua bidak. Dalam kasus tersebut fungsi perwira harus dibagi. Pihak yang bertahan harus mengendalikan satu bidak oleh Gajahnya dan membawa Rajanya ke arah bidak yang tidak dibela oleh Raja lawan.
Averbakh, 1954
Diagram 15
     Dalam posisi ini Hitam bekerja sesuai dengan rencana dengan keuntungan hasil imbang:
     1.b5
     atau 1.f4 Kd3! 2.Kd5 Bg2+! 3.Ke5 Kc4! (Raja Hitam mendekati bidak yang tidak dibela) 4.f5 Bf3 5.f6 Bh5.
     1....Kd3!
     Buruk jika 1....Bc8 2.f4 Kd3 3.Kd5 (Raja Putih mencegah penyatuan kekuatan Hitam) 3....Ke3 (3....Bb7+ 4.Ke5 Kc4 5.f5 Kc5 6.f6 Bd5 7.b6) 4.Ke5 dan Putih menang.
     2.b6 Bc8 dan bidak-f hilang.

Rinck, 1935
Diagram 16
   Posisi ini berbeda dari yang sebelumnya hanya dalam penempatan Gajah. Putih berhasil merintangi tindakan selaras dari para perwira Hitam.
     1.b5 Kd3 2.Kd5! Ke3 3.Ke5! (keuntungan tempo ini adalah intinya) 3....Bc8 4.f4 Kd3 5.f5 Kc4 6.f6 dan Putih menang.

Selezniev, 1917
Diagram 17
    Putih berada dalam keadaan zugzwang - langkah apapun mengarah ke posisi yang buruk. Meskipun demikian berkat perbedaan yang pasti dari para perwiranya, dia berhasil seri.
     1.Kd6! Kd4! 2.Kc6! Kc3 3.Kd5! (Putih mengalihkan Raja Hitam, sekarang mengarah ke bidak-h) 3....b3 b2 4.Ke4 5.Ba2 dan Putih menghentikan bidak.
     Putih kalah jika 1.Kf6 Kf4 2.Kg6 Kg3 3.Kf5 h3 4.Ke4 h2 karena Raja Putih berada di lintasan Gajahnya.

    Sekarang kita akan mempertimbangkan beberapa contoh di mana, untuk beberapa alasan atau lainnya, keselarasan tidak tercapai dan pihak yang bertahan kalah.
Otten, 1892
Diagram 18
     Jika Hitam giliran melangkah maka dia akan seri setelah 1....Ke6, Raja mengarah ke bidak-a dan Gajahnya mengendalikan bidak-g, juga setelah 1....Kg6 2.a5 Bf8 3.Kd5 Bh6 4.a6 Be3 dengan Gajah menghentikan bidak-a. Tetapi sekarang langkah Putih dan dia mengatur kemenangannya dengan memanfaatkan posisi Raja Hitam yang tidak menguntungkan.
     1.a5 Bf8 2.Kd5 Bh6 3.g5+! Bxg5 (3 .... Kxg5 4.a6) dan tercapailah posisi diagram 1.
. Reti, 1922
(kesimpulan dari suatu penelitian)
Diagram 19

     Gajah kelebihan beban karena harus menghentikan dua bidak secara bersamaan.
     Setelah 1.Kf4! Bd5 2.Ke5! Raja Putih menempati e5 dengan keuntungan waktu dan setelah 2....Bf3 3.h5 salah satu bidak menjadi Menteri.

. Lewitt, 1933
(kesimpulan dari suatu penelitian)
Diagram 20
     1.Kc7! (1.Kc6? Be5! dan Putih berada dalam keadaan zugzwang) 1....Be5+ 2.Kc6
     Sekarang Hitam yang mengalami zugzwang dengan hanya langkah-langkah Gajah sebagai berikut 3.b7 Ka7 4.Kc7 Be5+ 5.Kc8 dll.

Diagram 21
     Raja Putih tidak dapat segera mengambil bagian dalam pertempuran melawan bidak, tetapi jika Putih giliran melangkah maka dia akan menghentikan kedua bidak oleh 1.Be3 dan seri.
     Jika Hitam giliran melangkah maka dia memainkan 1....f4 dan setelah 2.Bd4 f3 3.Kc6 c3 salah satu bidak akan menjadi Menteri.
     Jika Anda beranggapan bahwa dalam permainan akhir (seperti dalam bahasan ini) pihak yang memiliki Gajah selalu pihak yang bertahan maka anggapan tersebut tidak sepenuhnya benar.

Diagram 22
     Dalam kesimpulan terhadap sebuah studi terkenal oleh Troitsky, Putih menang dengan 1.Ke6! Kh8 2.Kf7 dengan mat yang tidak dapat dicegah; tetapi ini hanyalah pengecualian.

Sumber:


-->

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...