Jumat, 14 September 2012

Prinsip Permainan Akhir #3

Prinsip 3: Berhati-hatilah dalam mengorbankan bidak pada pengembangan. 
                  Hanya dengan permainan akhir Raja + bidak yang aktif yang akan
                  memberikan keuntungan materi.

Ini merupakan perluasan dari prinsip sebelumnya tetapi sekali lagi harus digarisbawahi tentang pentingnya materi. Buah rendah yang aktif tidak dapat menimbulkan banyak kerusakan, karena itu mengaktifkan bidak biasanya tidak begitu layak.
Menteri yang aktif sangatlah kuat, meski begitu ada juga Menteri yang "pasif". Hanya dengan adanya Benteng kadang-kadang berguna untuk mendapatkan aktivitas dengan mengorbankan bidak. Hal ini karena Benteng dapat melakukan kerusakan sebagai buah aktif tetapi kaku dalam posisi bertahan.


Prinsip 4: Cobalah untuk mendapatkan tempo bila memungkinkan - namun tanpa 
                  menyerahkan materi.

Pengembangan dan waktu, tentu saja, penting juga dalam permainan akhir, tapi jangan (biasanya) dibeli dengan materi. Selama gratis itu hebat. Langkah tambahan dalam semua posisi (kecuali zugzwang!) sangat membantu. Jadi selalu waspada terhadap kemungkinan taktis yang dapat menghasilkan tempo. Pada diagram, Reshevsky-Fischer, Santa Monica 1966, Reshevsky memastikan hasil imbang melalui keuntungan tempo.

Bila Putih segera melangkah 1.jc3 Hitam bisa bermain 1...Lxb6, meskipun secara teoritis posisi masih imbang. Namun langkah Reshevsky lebih tajam, yaitu 1.ja5! (dengan ancaman 2.b7) dan setelah itu 1...Lc5 2.jc3. Permainan ini seri setelah 2...Lb5 3.nc2 Lxb6 4.jxb2 Lxb2+ 5.lxb2 Jxb2 6.nxb2 Nd6.


Sumber:
 
-->

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...